Mohon maaf, kalau yang muncul mbak-mbak lagi. Suwer! Saya cuma punya koleksi gambar mbak2. Kalau ada yg punya gambar mas-mas yang eye catching, akan saya tampilkan.
Jumat (9/11) malam, Swara Wageningen menggelar siaran dari dua studio. Pukul 21.00, Masboi menggawangi siaran dari Studio Bonsesteeg, lalu pukul 23.00 Ujang Rian melanjutkan siaran dari studio Dijkgraaf.
Hebat banget ya? Bisa siaran dari studio! Itulah hebatnya Swara Wageningen. Lebih hebat lagi, mo siaran dari studio luar kota dan luar negeri pun bisa. Anda tertarik untuk menjadi penyiar Swara Wageningen? Bisa kontak masboi@yahoo.com.
Siaran Jumat malam lalu merupakan siaran perdana buat Ujang Rian, dan operator boi Ujang Ahmad. Selamat atuh! Udah sound profesional!
Posted in Siaran | Leave a Comment »
Yang ini versi pakai wind mollen. Devi, kawan di Den Haag yang tertarik menjadi penyiar Swara Wageningen, ngasih usul tagline: Swara Wageningen: Teman di kala kangen…
Hemmm… maknyuzzz….
Posted in Logo | 4 Comments »
Posted in Logo | Leave a Comment »
Ada beberapa komentar yang saya terima tentang logo Swara Wageningen. Saya mencoba alternatif lain, jika logo tersebut dipasangkan di media dengan background terang/putih.
Silakan berkomentar. Tapi jangan mengomentari mbaknya… Siapakah dia? Rahasia dong!
Posted in Logo | 1 Comment »
Salah satu tuntutan untuk menjadi radio yang ‘sound profesional’, kita perlu memperjelas identitas radio kita. Nah, agar identitas radio kita gampang dikenal, salah satu yang harus dipikirkan adalah logo. Pak Jay sudah mengirimkan logo animasi (dinamic version) yang dibuat oleh Pak Ruanda.
Logonya bagus dan menarik, terutama untuk dipasang di web (internet based media). Tapi, bagaimana jika logo tersebut ditempelkan di media lain (stiker, t-shirt, topi, dll)? Kesan saya, agak kaku, gelap. Kurang gaul, gitu…
Saya coba iseng-iseng bikin logo seperti yang ada di header di atas. Konsepnya sederhana. Menggunakan font arial. Supaya gampang dikenal bahwa suara wageningen adalah radio, saya buatkan gambar mikrofon.
Permainan warna masih bisa dimungkinkan. Seperti saya contohkan, merah putih (Indonesia banget!) Kang Mumu mengusulkan warna birunya WUR. Bisa Kang! Tergantung background-nya. Warna hitam atau biru, cocok untuk background terang (putih).
Jika ada komentar dan masukan dari wageninger, monggo, dipersilakan. Atau ada yang menawarkan ide lain?
salam,
opis boi
Posted in Logo | 8 Comments »





